Coffee anyone ?
Aku suka kopi. Suka bukan karena kebutuhan akan caffeine, tapi karena suka aja. Dulu pernah ngopi karena perlu, tapi sejak perut selalu berontak setelahnya, aku stop. Bertahun-tahun kemudian, aku sempat berkunjung ke kantor pusat Discreet Logic (sekarang sudah dibeli Autodesk) di Montreal. Kantornya masih kecil dengan hanya 7 orang yg bekerja tetap di situ dan semua gila kopi. Di sana aku sempet belajar bikin espresso based coffee dengan mesin klasik. Di situ juga aku mulai jadi penikmat kopi (wannabe). Read the rest of this entry »